Sabtu, 27 Oktober 2012

DIREKSI BUMN AGAR BEBERKAN OKNUM DPR YANG MINTA JATAH

Press Release : Sabtu, 27 Oktober 2012

DIREKSI BUMN AGAR BEBERKAN OKNUM DPR YANG MINTA JATAH

JAKARTA -- Sehubungan dengan berbagai komentar anggota DPR yg menyerang Menneg BUMN Dahlan Iskan (DI) yg diduga terkait dengan laporan DI yg menyatakan masih adanya "pemerasan" yg dilakukan oleh oknum DPR kepada BUMN, maka bersama ini, Budi Purnomo Karjodihardjo, Koordinator BUMN Care Community [BUMN Care] menyampaikan pernyataan, sbb :

[1]. Meminta agar Direksi BUMN segera proaktif untuk tidak takut dan ragu-ragu dalam  mengumumkan nama2 oknum DPR yang meminta "jatah" atau melakukan "pemerasan" kepada BUMN tersebut, baik secara halus, bahkan terang2an.  Pengumuman spt ini sangat penting agar polemik tidak berkepanjangan. Direksi BUMN jg harus mengambil inisiatif untuk melaporkan oknum2 DPR tersebut kepada Menneg BUMN Dahlan Iskan.

[2]. Meminta agar anggota DPR-RI untuk benar2 serius  mendukung program BUMN yang bersih dan bebas korupsi. Masih adanya laporan soal "pemerasan" oleh oknum DPR-RI membuktikan tidak adanya niat baik untuk bersama-sama membentuk pemerintahan yg bersih dan berwibawa. Bukan itu saja, oknum DPR tersebut juga tidak amanah dan melawan rakyat.

[3]. Meminta agar pimpinan DPR-RI untuk tidak emosional dan lebih banyak melakukan introspeksi sambil melakukan evaluasi agar anggota DPR-RI menjadi lembaga yg lebih berwibawa dengan menyapu bersih oknum DPR yg kotor dan mendukung upaya DI memerangi koruptor di BUMN maupun di DPR sekaligus.

[4]. Meminta anggota DPR RI Effendy Simbolon untuk bersabar, tidak perlu memanggil paksa Menneg BUMN Dahlan Iskan untuk datang ke DPR-RI. Karena pada panggilan pertama, beliau sedang keliling berbagai kota dengan Presiden SBY, dan panggilan kedua, DI sedang di berbagai tempat yg sdh dijadwalkan jauh2 hari terkait dg kesejahteraan rakyat. Apalagi pak DI sudah menyatakan kesediaannya utk hadir asalkan dg undangan yg formal.

[5]. Terkait dg temuan BPK. Mengenai adanya inefisiensi di PLN sebesar 37,6 triliun ketika DI mjd Dirut PLN, DI sendiri sdh menjelaskan di media, sbb :
- Inefisiensi sejak dulu dipastikan lebih dari 27,6 Triliun bahkan pak DI menyatakan lebih dari 100 Triliun.
- Beliau dihadapkan kepada pilihan, Jakarta mati total karena tdk ada listrik, transaksi perbankan berhenti, rumah sakit berhenti, bahkan pemerintahan bisa berhenti. Pak DI mengambil pilihan Jakarta tdk boleh mati, dg berbagai konsekuensinya.
- Pak DI sendiri sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir di DPR-RI, pada waktu yg tepat.

Wassalam,
Budi Purnomo Karjodihardjo,
Koordinator BUMN Care Community (BUMN Care)

-
Joi Surya Dharma

Energy Nusantara
Indonesia's Leading Energy Network

Inquiries:
M: +628111831127
BBM: 28CB7072
E: joi@energynusantara.com
W: www.energynusantara.com
T: @energynusantara
FB: energy nusantara
Skype/ YM: energynusantara
Milist: energynusantara@yahoogroups.com

Senin, 22 Oktober 2012

Aksi Sosial Pertamina Motor Club di Dieng Kulon dan Wonosobo


Ketua Umum Pertamina Motor Club bersama rombongan, mengadakan kegiatan sosial dengan menyerahkan bantuan alat-lat sekolah dan uang tunai di Desa Dieng Kulon dan Karangsari, Bondowoso







Ketum PMC turun langsung untuk persiapan dan pengkutan dengan truk dari hotel ke lokasi bantuan
    Masyarakat desa Dieng  mendengarkan sambutan Kepala Desa dan Ketum PMC dan dilanjutkan penerimaan bantuan Sosial dari Pertamina Motor Club
  •  
Anak-anak penerima bantuan dari Pertamina Motor Club didampingi relawan PMC



JAKARTA-INDONESIA JAYA.  Kegiatan Pertamina Motor Club (PMC)  pada  touring Jakarta-Dieng - Bondowoso berlangsung sejak  tanggal 19 -20 Oktober 2012. Touring PMC mempunyai agenda utama yakni Bakti Sosial membantu anak-anak sekolah dan masyarakat miskin yang kurang mampu. Dengan memberikan bantuan berupa peralatan sekolah, tas sekolah dan uang tunai.

Menurut panitia Bakti Sosial PMC, total bantuan yang disalurkan dari Pertamina adalah sebesar Rp.80.900.000. Diserahkan langsung  kepada yang berhak  di dua desa untuk dua Sekolah Dasar.

Pada sambutannya Ketua Umum  PMC, Trisno mengharapkan kepada para penerima bantuan, agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. "Uangnya jangan dimakan, nggak enak. Digunakan untuk sekolah atau ditabung ya?" Anak-anak pun tampak senyum gembira serta  bersemanagat dengan kunjungan sosial dari Tim Pertamina Motor Club.

Usai menyerahkan bantuan di Desa Dieng Kulon yag dihadiri para perangkat desa, kepala sekolah guru dan masyarakat. Rombongan melanjutkan perjalanan dan  menyerahkan bantuani sosial di desa Karangsari, Bondowoso, Jawa Tengah.

Pertamina Motor Club selama ini aktif mengadakan kegiatan sosial di Jawa dan Sumatera. Pada kegiatan mendatang PMC akan mengadakan tour dan bakti sosial di Batu, Malang, Jawa Timur.

LINK TERKAIT: 

1. VIDEO 1: Ketua Umum PMC dan Rombongan: http://youtu.be/KGl8aNUbgVI


2. VIDEO 2: Baksos Pertamina Motor Club di Dieng dan Bondowoso



3. ALBUM: https://www.facebook.com/media/set/?set=a.4804217103669.287283.1243375435&type=1

4. STATUS FACEBOOK: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=4790754487112&set=a.1143322863601.111837.1243375435&type=1&theater
 



________________________________________________________________________________________________________

GROUP MEDIA LIPUTAN SATU - www.satumeter.com  dikelola oleh para relawan Yayasan Promo Sijori; https://www.facebook.com/notes/yayasanpromosijori/tak-kenal-maka-tak-sayang-mari-kita-dukung-sosialisasi-satu-meter-untuk-roda-dua/147508898674420.

Minggu, 02 September 2012

Raih Prestasi Gemilang pada Pelepasan Angkatan Pertama Siswa-Siswi Sampoerna Academy


 
 
Jika di ibaratkan dengan petani, mungkin saat ini adalah musim panen bagi sekolah berstandar internasional Sampoerna Academy. Setelah tiga tahun membekali dan mendidik siswa-siswi terpilih dari seluruh penjuru negeri, akhirnya Sampoerna Academy dapat tersenyum lebar dengan hasil prestasi yang sangat membanggakan. Melalui perjuangan dan persiapan yang matang dalam menghadapi Ujian Nasional 2012, akhirnya Sampoerna Academy dapat melepas sebanyak 226 siswa-siswinya yang terdiri dari 147 lulusan dari Sampoerna Academy Malang dan 79 lulusan dari Sampoerna Academy Palembang. Lulusan Sampoerna Academy ini merupakan angkatan pertama sejak sekolah yang menerapkan pendidikan holistic ini resmi didirikan oleh Putera Sampoerna Foundation 3 tahun lalu. Mereka adalah siswa-siswi terpilih, yang berprestasi, berkarakter dan mempunyai jiwa kepemimpinan dari keluarga prasejahtera yang menerima beasiswa penuh selama 3 tahundari para mitra/donatur Putera Sampoerna Foundation.
 
"Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami bahwa para lulusan tahun 2012 telah mencapai prestasi yang luar biasa, mereka telah tumbuh menjadi individu dewasa dan memiliki keahlian serta ketrampilan untuk siap menghadapi perjalanan pendidikan selanjutnya. Kami percaya mereka akan tumbuh menjadi individu yang akan terus memegang erat nilai-nilai, etika kerja, dan yang terpenting, nilai kemanusiaan serta memiliki karakter yang kuat sebagaimana yang telah diajarkan selama ini di Sampoerna Academy" ujar Nenny Soemawinata, Managing Director Putera Sampoerna Foundation.
 
Sampoerna Academy adalah bagian dari realisasi visi Putera Sampoerna Foundation untuk menciptakan pemimpin Indonesia yang handal di masa depan melalui pendidikan berkualitas guna menghadapi tantangan global bangsa.Dengan menerapkan strategi besar Putera Sampoerna Foundation, yaitu "Pathway to Leadership", kelulusan para siswa-siswi Sampoerna Academy ini merupakan wujud nyata strategi besar Putera Sampoerna Foundation dalam menciptakan 1.000 pemimpin masa depan per tahun.
 
Kesuksesan pelepasan siswa-siswi Sampoerna Academy angkatan pertama ini merupakan akumulasi dari berbagai pencapaian dan prestasi yang telah diukir selama 3 tahun belakangan ini.Pada tahun 2011, misalnya, siswa-siswi Sampoerna Academy sukses mencapai hasil yang gemilang dalam ujian sertifikasi internasional yang diselenggarakan oleh University of Cambridge, IGCSE. Berdasarkan nilai persentase secara kumulatif, siswa-siswa Sampoerna Academy berhasil melampaui hasil dari nilai rata-rata dunia untuk mata- pelajaran Matematika, Seni & Desain, Biologi, Kimia, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Matematika Tambahan dan Fisika. Ini merupakan ujian IGCSE pertama untuk Sampoerna Academy dan telah berhasil menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Bahkan, tiga siswa dari Sampoerna Academy memperoleh nilai 100 (Percentage Uniform Mark) yang berarti mereka ada di kelompok terbaik di dunia untuk bidang uji tersebut.
 
Pencapaian siswa-siswi Sampoerna Academy lainnya adalah keberhasilan Nurul Azma, siswi Sampoerna Academy Palembang yang berhasil menerima program beasiswa dari United World Colleges (UWC) selama dua tahun di Norwegia. Kemudian diikuti oleh cerita sukses dari Yusman Ahmad dan Anisa Naziha, siswa-siswi Sampoerna Academy Malang yang berhasil memenangi International Design Award 2011 di Ankara, Turki, dengan menciptakan environmental bicycle, sepeda ramah lingkungan berbiaya minimum. Di bidang organisasi, Christian Timothy Wijaya, siswa Sampoerna Academy Malang, menjadi salah satu panelis pada konferensi internasional UNESCO-APEID di Jakarta akhir tahun lalu. Dan tidak berhenti di situ, pada International Young Inventors Project Olympiad 2012 di Georgia, siswa Sampoerna Academy Malang, Nurul Inayah dan Nando Novia berhasil meraih medali emas untuk penemuan mereka, photo eletro system yang dapat diaplikasikan pada system kendaraan terutama mobil.
 
Keberhasilan dan berbagai prestasi yang diraih oleh siswa-siswi Sampoerna Academy ini juga makin dilengkapi dengan pencapaian Angga Khoirul Imam (18), siswa Sampoerna Academy Malang yang berhasil meraih nilai tertinggi Ujian Nasional se Malang. Selain unggul di program IPA dengan total nilai UN 57,65atau rata-rata 9,60 nilai Angga juga jauh lebih tinggi dari siswa IPS dan Bahasa. Ditambah lagi, kebahagiaan dari kesuksesan ini di genapi dengan fakta bahwa sebanyak 17 siswa Sampoerna Academy baik Malang maupun Palembang, telah diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri, yaitu University of Hawaii, University of Kentucky, University of Minesota, University of Missouri, Texas Tech University, danWest Virginia University.
 
Tahap selanjutnya yang harus dijalani dalam perjalanan "Pathway to Leadership" untuk para lulusan Sampoerna Academy adalah melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat tinggi / universitas. Sampoerna Academy membekali siswa-siswi dengan ilmu pengetahuan, keterampilan dan karakter untuk dapat menghasilkan individu-individu yang berprestasi dan memiliki kualifikasi untuk masuk ke institusi pendidikan tersier kelas dunia di mana saja, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
 
"Putera Sampoerna Foundation berkomitmen untuk memastikan lulusan Sampoerna Academy dalam menjadi pemimpin masa depan Indonesia yang berkualitas dengan melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi. Para lulusan akan menerima bantuan pendidikan (student assistance), yang diberi nama Dana Siswa Bangsa, untuk dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi," tutup Nenny.
 
Siswa yang mendapatkan bantuan pendidikan Dana Siswa Bangsa ini otomatis menjadi anggota Koperasi Siswa Bangsa, dimana mereka diajarkan untuk mengerti akan pentingnya memberi kontribusi bagi perkembangan bangsa, mengingat peluang yang telah mereka peroleh. Dengan berkontribusi kembali, berarti mereka juga membantu menyediakan akses bagi "adik-adik" mereka yang berprestasi untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi seperti mereka.
 
Prestasi Siswa Siswi Sampoerna Academy Lulusan 2012
 
• 14 siswa Sampoerna Academy Malang dan 1 siswa Sampoerna Academy Palembang masuk ke
 
  Perguruan Tinggi Nasional melalui Jalur Undangan dengan detil sebagai berikut:
 
     o Jurusan Hukum, Universitas Indonesia : 1 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Teknologi Pangan, Universitas Gadjah Mada : 5 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Manajemen, Universitas Airlangga : 1 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Teknik Industri, Universitas Gadjah Mada : 3 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor : 1 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Arsitektur, Universitas Gadjah Mada : 1 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Manajemen, Universitas Gadjah Mada : 2 siswa (SA Malang)
 
     o Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjajaran : 1 siswa (SA Palembang)
 
• 14 siswa dari SA Malang dan 3 siswa SA Palembang sudah diterima di perguruan tinggi luar
 
   negeri dengan detil sebagai berikut:
 
     o University of Hawaii : 1 siswa (SA Palembang)
 
     o University of Kentucky : 1 siswa (SA Malang)
 
     o University of Minesota : 2 siswa (SA Malang)
 
     o University of Missouri : 4 siswa (SA Malang) dan 2 siswa (SA Palembang)
 
     o Texas Tech : 2 siswa (SA Malang)
 
     o West Virginia University : 5 siswa (SA Malang)
 
• Murid Sampoerna Academy Malang, Angga Khoirul Imam, meraih nilai Ujian Nasional tertinggi di
 
  Kota Malang.
 
• 4 siswa Sampoerna Academy Palembang mendapat beasiswa penuh dariSTKIP Yohannes Surya
 
  Institute.
 
• Beberapa Universitas Swasta juga sudah menawarkan beasiswa penuh untuk siswa Sampoerna  
 
  Academy Palembang, seperti Media Komunikasi Trisakti dan Universitas Bina Darma.
 
 
Sumber:  http://www.sampoernafoundation.org/id/news/gemilang-prestasi-pada-pelepasan-angkatan-pertama-siswa-%E2%80%93-siswi-sampoerna-academy-0

Amelia Earhart @america

MENTERI BUMN, SARINAH DAN LAHAN DI KALTIM

Dahlan Iskan: BUMN Tidak Maju, Direksi Harus Siap Diganti
Penulis : Didik Purwanto | Jumat, 31 Agustus 2012 | 08:54 WIB
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Menteri BUMN Dahlan Iskan
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan menganggap bahwa menghadiri perayaan ulang tahun anak usaha perusahaan BUMN hanyalah buang-buang waktu saja. Namun semalam, Dahlan menyempatkan hadir untuk pertama kalinya. Kebetulan semalam adalah perayaan ulang tahun PT Sarinah Persero ke-50. Puncak perayaan ulang tahun dilakukan di Hotel Sari Pan Pacific.
"Saya baru sekali ini menghadiri peringatan ulang tahun BUMN. Dari 141 BUMN yang ada, baru kali ini saya datang pas di perayaan ulang tahunnya. Sebenarnya menghadiri perayaan ulang tahun itu tidak produktif, hanya buang-buang waktu saja. Tapi saya hadir di sini, karena saya ingin tahu Direktur Utama Sarinah. Kebetulan semua direksi termasuk Direktur Utamanya itu wanita," kata Dahlan saat memberikan sambutan di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Kamis malam (30/8/2012).
Sebenarnya Dahlan Iskan harus memberikan sambutan perayaan ulang tahun Sarinah tepat pukul 19.00 wib. Apalagi di acara tersebut juga turut hadir Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, Kepala Bappenas Armida Alisyahbana serta direksi BUMN. Namun Dahlan memang baru saja menghadiri perayaan Hari Teknologi Nasional di Bandung pada pagi harinya. Sehingga sempat dikabarkan bahwa Dahlan tidak hadir dalam acara tersebut.
Tiba-tiba, pukul 20.30 wib, Dahlan datang secara mendadak. Sebagian tamu undangan juga sudah pulang. Namun Dahlan tetap tenang. "Saya ingin wanita lebih banyak tampil di BUMN. Dari hasil penelitian, perusahaan yang dipimpin wanita, termasuk perusahaan saya dulu, selalu sukses. Saya bisa tidur nyenyak karena wanita itu bisa dipercaya," kenangnya.
Dahlan berharap bahwa dengan kepemimpinan yang baru ini, PT Sarinah Persero bisa maju. "Tapi prinsip saya terserah direksi. Mau perusahaan itu maju, mundur, mati atau bahkan tutup, itu terserah mereka. Yang penting, kalau perusahaan BUMN itu tidak maju, direksinya harus siap diganti," pesannya.
Editor :
Erlangga Djumena
 
 
Gubernur Kaltim Tantang Dahlan Iskan
Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 29 Agustus 2012 | 19:24 WIB
 
KOMPAS/ALIF ICHWAN Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
 
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunjukkan bukti bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dinilai omong kosong dalam merealisasikan lahan untuk pertanian seluas 100.000 hektar. Lahan tersebut rencananya untuk menyukseskan program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

"Saya minta Pak Dahlan mau menunjukkan daerah mana, bahkan kalau bisa perusahaan mana yang tidak menyetujui rencana GP3K tersebut," kata Awang di Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibitions (IIICE), di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (29/8/2012).

Menurut Awang, pihaknya sudah memberikan lampu hijau kepada pemerintah agar memakai lahan di Kalimantan untuk mendukung program tersebut. Namun, semua wewenang pemberian izin pemakaian lahan untuk GP3K ini hanya bisa dilakukan oleh pemerintah kabupaten setempat.

Awang merasa tidak semua pemerintah kabupaten menolak rencana program tersebut. Apalagi pemerintah provinsi pun sudah menyetujui program ini.

"Di satu daerah mungkin ada masalah, tapi belum tentu daerah lainnya," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Awang, beberapa lahan di Kalimantan saat ini memang sedang mengalami masalah, contohnya overlapping dengan perusahaan lain. Namun, dengan penyelesaian dari pihak provinsi dan pemerintah daerah, masalah lahan tersebut diharapkan bisa selesai secepatnya.

Awang merasa bahwa kesalahan masalah lahan ini bukan hanya kesalahan pemerintah daerah saja, melainkan merupakan kesalahan tata ruang wilayahnya yang belum diselesaikan dengan baik.

"Nanti, 5 September 2012 akan kita undang semuanya. Mulai dari pemda, BUMN, swasta," katanya.

Selain itu, Awang meminta Dahlan Iskan tak mundur dari Kalimantan Timur. Sebab, investor lain akan masuk ke Kaltim jika BUMN mundur.

"Tentunya kalau disuruh milih, ya, saya pilih BUMN sebagai prioritas dong," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan membatalkan rencana perluasan area pertanian di Kalimantan Timur seluas 100.000 hektar.

"Kami cabut dari Kalimantan, semua itu (intensifikasi lahan sawah) itu hanya omong kosong. Tidak ada itu tanah seluas 100.000 hektar," kata Dahlan di kantor pusat PT Pertani, Jakarta, Selasa (28/8/2012).

Menurut Dahlan, lahan pertanian itu memang ada, tetapi sarat dengan masalah. Hal itu diketahui setelah pihak Kementerian BUMN mengurus perizinannya.

Diketahui Dahlan, izin tanah sudah diberikan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dahlan pun menilai pemerintah daerah setempat tidak memiliki komitmen mencetak lahan sawah baru.

"Termasuk yang sudah dijanjikan itu malah sudah diberikan ke perkebunan sawit," tegasnya.

Tak hanya masalah lahan yang membuat Dahlan kecewa denga Kalimantan Timur, dirinya juga menemukan ada masalah dan kecurangan lainnya.

"Saat kami urus surat izin untuk tanah tersebut, ternyata tanah yang diberikan adalah lahan sebelahnya," jelasnya.

Karena membatalkan proyek penambahan lahan sawah baru di Kalimantan Timur, kini Dahlan mengintip potensi penambahan lahan sawah di daerah lain. Sayangnya, Dahlan ogah menyebutkan provinsi yang diincarnya itu.

"Calonnya sudah ada. Tetapi saya tidak mau ngomong, ah. Nanti kejadian lagi kayak seperti ini," ujarnya.
Editor :
Ana Shofiana Syatiri

Jumat, 31 Agustus 2012

Benarkah Indonesia Raya dan Kaya Raya?

Green Hilton Memorial Agreement Geneva 1963

Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.

Perjanjian "The Green Hilton MemorialAgreement di Genva pada 14 November 1963












http://kissanak.files.wordpress.com/2012/05/indonesia-meterari-temple-crest-symbol-seal-in-green-hilton-agreement.jpg 









 Perjanjian “The Green Hilton MemorialAgreement di Genva pada 14 November 1963
Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.

Perjanjian itu bernama The Green Hilton Memorial Agreement Geneva. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai tak kurang dari 57 ribu ton yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS). Kesepakatan ini berlaku tiga tahun kemudian alias 14 November 1965 (gambar di atas hanya salah satu dari sekian lembar perjanjian).

Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapapun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.

Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tau keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapapun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tau siapa yang menyimpan hingga kini. Demikianlah dokumen penting yang penulis baca dan hasil wawancara penulis dengan nara sumber dengan para tetua di dalam negeri dan wawancara dengan narasumber di Belanda, Prancis, Jerman, Singapura, Malaysia dan Hong Kong.
Bagi AS, perjanjian Green Hilton adalah perjanjian terbodoh bagi AS, karena AS mengakui aset tersebut yang sebetulnya merupakan harta rampasan perang. Menurut dokumen yang penulis baca. Harta tersebut berasal dari sitaan AS ketika menaklukkan Jerman dalam perang dunia. Jerman juga mengakui bahwa harta tersebut disita Jerman ketika menyerang Belanda. Belanda pun mengakui bahwa harta tersebut merupakan rampasan harta yang dilakukan VOC ketika menjajah Indonesia.

Berdasarkan fakta yang dijumpai di lapangan, harta ini sudah pernah mau dicairkan pada 1986-1987 tapi gagal, lalu ada percobaan lagi awal 2000, juga gagal. Kini, ketika krisis menerpa AS dan dunia yang hampir membunuh sebagian besar rakyat AS, pemerintah Obama mencoba meyakinkan dunia melalui titah Puas di Vatikan bahwa AS berhak mencairkan harta ini. Atas dasar untuk kepentingan ummat manusia, agaknya hati Vatikan mulai luluh. Konon kabarnya, Vatikan telah memberikan restu itu tanpa mengabaikan bantuan kepada rakyat Indonesia.
Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Puas sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya. Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia SBY ikut menandatangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan. Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Penulis pikir DPR RI harus ikut mengklarifikasi soal status uang bantuan IMF ini.

Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar AS. Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia. Sebab dulu, beli beras saja pakai balokan emas sebagai alat pembayarannya. Bahkan kerajaan China membeli rempah-rempah ke Indonesia menggunakan balokan emas.

Lalu bagaimana nasib tersebut, kita sebagai bangsa yang besar masih perlu mengkaji lebih lanjut. Pemerintah bersama rakyat perlu membentuk Tim Besar dan lobby yang besar ditingkat internasional untuk menduduk kembali soal harta yang disepakati dalam The Green Hilton Memorial Agreement ini. Karena ini sudah menjadi fakta sejarah yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Pemerintahan SBY tidak bisa melakukan penyelidikan harta ini secara diam-diam dan hanya kalangan terbatas. Sebab harta ini milik rakyat dan bangsa Indonesia. Bukan milik pribadi Bung Karno. Keberhasilan lobby politik Bung Karno yang luar biasa ini harus diteruskan dan jangan dimentahkan begitu saja.

 SUMBER: http://kissanak.wordpress.com/2012/05/11/green-hilton-memorial-agreement-geneva-1963/