Senin, 23 Juli 2012

Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga

Berangkat dari terbatasnya lapangan pekerjaan yang ada di masyarakat, aspek kewirausahaan bisa menjadi lokomotif perubahan dampak sosial yang berujung pada peningkatan taraf kehidupan ekonomi, melalui 3 pintu sebagai bottom line nya yaitu: financial, sosial dan lingkungan.
Dengan tujuan untuk menciptakan pelaku usaha yang mampu meng-encourage dunia bisnis untuk melahirkan lebih banyak creative social entrepreneurship muda sebagai lokomotif perubahan kearah bisnis dan kemandirian yang kooperatif, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI) meluncurkan program Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga.
Program BUTIK CIMB Niaga merupakan program beasiswa yang diperuntukkan bagi para mahasiswa yang menjadi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, yang berlandaskan pada kewirausahaan sosial dan lingkungan (eco-social entrepreneurship).
Persyaratan peserta:
  • Warga Negara Indonesia.
  • Berusia maksimum 25 tahun (saat mengikuti beasiswa).
  • Mahasiswa dari Universitas Negeri atau Swasta di seluruh Indonesia mulai semester 5 pada pendidikan jenjang S1 dan/atau mulai semester 3 pada pendidikan Vokasi/Politeknik (DIII).
  • Memiliki IPK 4 semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00) pada pendidikan jenjang S1 dan/atau memiliki IPK 2 semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00) pada pendidikan Vokasi/Politeknik (DIII).
  • Memiliki usaha aktif sedikitnya 6 bulan.
  • Menyerahkan Laporan Usaha.
  • Lolos seleksi yang ditetapkan CIMB Niaga dan Kemdikbud RI.
Kualifikasi:
  • Telah melaksanakan insiatif usaha/bisnis yang berorientasi memberikan solusi bagi masalah eco-social.
  • Mampu memberikan Rencana Pengembangan Usaha yang efektif, yang sustain dan memberikan peningkatan manfaat bagi masyarakat.
  • Mampu memberikan Rencana Stategis Penggunaan produk perbankan CIMB Niaga sebagai pendorong laju pengembangan usahanya.
  • Pelaku insiatif usaha telah berjalan minimal 6 bulan (tidak harus berbadan hukum, namun dapat memberikan bukti otentik waktu usaha mulai berjalan).
  • Memiliki rekening CIMB Niaga.
  • Menyerahkan Laporan Usaha (Kinerja Keuangan dan Pemasaran).
  • Lolos proses seleksi yang ditetapkan CIMB Niaga dan Kemdikbud RI.
Penerima BUTIK CIMB Niaga akan mendapatkan biaya pendidikan, biaya hidup dan subsidi modal usaha.
Data yang harus disiapkan adalah:
  • Copy KTP
  • Copy Transkrip Nilai (legalisir) 4 semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00) pada pendidikan jenjang S1 dan/atau memiliki IPK 2 semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00) pada pendidikan Vokasi/Politeknik (DIII).
  • Copy Kartu Tanda Mahasiswa dan surat keterangan dari Universitas yang menyatakan bahwa Saudara/i masih terdaftar sebagai mahasiswa/i di Universitas tersebut.
  • Laporan bisnis dengan content sebagai berikut:
    • Bab I: Profil Bisnis (bentuk essay minimal 500 character) : disertai upload document pendukung company profil (pdf)
    • Bab II: Laporan keuangan yang meliputi:
      • Harga Pokok Penjualan
      • Harga Jual Produk/Jasa
      • Laba Kotor per Unit
      • Laporan Total Penjualan
      • Total Laba Kotor per Bulan
      • Biaya Operasional per Bulan
      • Laba Bersih
    • Bab III: Cara Pemasaran Produk (bentuk essay minimal 500 character)
    • Bab IV: Rencana Stategis Penggunaan produk perbankan CIMB Niaga sebagai pendorong laju pengembangan usaha (bentuk essay bentuk essay minimal 500 character)
    • Bab V: Lampiran-lampiran:
      • Dokumentasi (photo) aktivitas bisnis (upload photo max 3)
      • Copy Rekening Transaksi 3 Bulan Terakhir.
      • Copy Laporan Keuangan 3 Bulan Terakhir (apabila lolos seleksi, maka peserta wajib untuk menunjukkan asli laporan keuangan).
      • Legal dokumen seperti akta notaris, Surat Ijin Usaha, Tanda Daftar Perusahaan (jika ada).
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 30 Mei sampai dengan 28 September 2012 dengan melakukan registrasi online pada website ini. Untuk mendapatkan informasi lengkap, silakan mengirimkan email ke cimbniagascholarship@cimbniaga.co.id
Ayo, tunjukkan dirimu sebagai wirausaha muda yang berbakat dan berprestasi…!!!
For more information, please visit official website: www.cimbniaga.com
--==ooOOOoo==--

SCHOLARSHIPS ALERT: Get new scholarships info sent to your email. Click Subscribe Now!

beasiswa its untuk mahasiswa baru jurusan statistik, cara mendaftar sebagai kandidat beasiswa butik cimb niaga, program unggulan dlm kreatifitas dan kemandirian hidup , , ,
Beasiswa Unggulan CIMB Niaga, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Indonesia Program Beasiswa Unggulan CIMB Niaga ditujukan untuk mahasiswa baru Unpad Tahun Akademik 2011/2012 dari:Fakultas Hukum Fakultas Ekonomi Fakultas MIPA (Jurusan Statistika dan Matematika) Fakultas Ilmu Komunikasi Fakultas PsikologiDengan persyaratan sebagai berikut:Mengisi formulir pendaftaran Program Beasiswa Unggulan CIMB Niaga (formulir telah tersedia di Bagian Kemahasiswaan masing-masing fakultas) Mahasiswa baru tahun akademik 2011/2012 Nilai rat-rata UN minimal 8.00 Melampirkan
Beasiswa Unggulan CIMB Niaga, Universitas Indonesia (UI) Dengan ini kami sampaikan penawaran beasiswa Unggulan CIMB Niaga untuk mahasiswa S1 Reguler Fakultas Ekonomi, Ilmu Komputer, Hukum, MIPA, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Psikologi angkatan 2011 . Berikut ini adalah persyaratan yang harus dipenuhi:berasal dari program studi Akuntansi, Manajemen, Syariah, Usaha Mikcro Kecil Menengah, Teknologi Informasi, Perbankan, Statistika,
Interview Calon Penerima Beasiswa Unggulan CIMB Niaga dari UI & IPB Pengumuman pelaksanaan Interview untuk kandidat Universitas Indonesia & Institut Pertanian Bogor:Hari : Selasa, 11 Oktober 2011 Waktu : Pukul 09.00 – 12.30 WIB Tempat : Graha CIMB Niaga, Lantai M Jalan Jenderal Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190 DKI JakartaCatatan:Interview akan dilaksanakan secara panel, dimana interview dilakukan oleh 2 pewawancara dari CIMB Niaga. Kandidat
Beasiswa Unggulan CIMB Niaga, Universitas Diponegoro, Indonesia Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa baru bahwa BPKLN Kemendiknas membuka kesempatan kepada Mahasiswa Baru Undip Tahun Akademik 2011 untuk mengikuti Program Beasiswa Unggulan CIMB Niaga dengan persyaratan sebagai berikut :Mengisi formulir permohonan beasiswa Mengisi formulir pendaftaran program beasiswa Unggulan CIMB Niaga Lulusan SMA / sederajat yang telah lulus Ujian Nasional dengan nilai rata
Beasiswa Unggulan CIMB Niaga, Universitas Gadjah Mada (UGM), Indonesia Kementerian Pendidikan Nasional bekerja sama dengan CIMB Niaga tahun 2011 kembali menyelenggarakan program Beasiswa Unggulan CIMB Niaga bagi mahasiswa program sarjana (S1) angkatan tahun 2011 dengan persyaratan sebagai berikut :Mempunyai nilai SHUN rata-rata 8.00 Diutamakan bagi yang tidak mampu (akan diprioritaskan) Mahasiswa dari program studi Ekonomi (akuntansi, manajemen, Syariah,
Beasiswa Unggulan CIMB Niaga, Institut Pertanian Bogor (IPB), Indonesia Beasiswa Unggulan CIMB - Niaga Tahun 2011Mengisi Formulir; Mahasiswa Program Sarjana (S1) TPB Angkatan 48. Warna Negara Indonesia Nilai Rapor rata-rata 8 dengan dibuktikan Fotocopy Raport semester 1-6. Tidak sedang menerima beasiswa atau ikatan dinas dari pihak manapun Seluruh Program Studi kecuali Kedokteran Hewan. Berasal dari orang tua kurang mampu secara finansial untuk melajutkan studi yang
Beasiswa Program Pascasarjana, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di segala bidang baik untuk para aktivis, khususnya mutu pendidikan dan pengembangan potensi sumber daya daerah yang dinilai masih sangat rendah, beberapa waktu yang lalu Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Kemdiknas) telah mencanangkan program Beasiswa Unggulan tingkat nasional
Khazanah Asia Scholarship for Postgraduate in Collaboration with CIMB Niaga & XL Axiata At Yayasan Khazanah, we firmly believe that good education inspires people to shape and build a better future. With the aim of contributing towards the social development of the countries where we operate in, we seek to develop potential leaders capable of making valuable contributions to their nation.We seek only
CIMB Niaga Scholarship for Indonesian Students, University of Malaya & National University of Malaysia PT. Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) and CIMB Group, majority shareholder in Malaysia give opportunity for bright Indonesian students from all over Indonesia to get CIMB Niaga Scholarship for studying in undergraduate level in Malaysian University with the courses of Accounting, Business Administration, Economics, Computer System, Information Technology, Civil
Beasiswa Triputra – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) PROGRAM BEASISWA TRIPUTRA Sebagai wujud nyata misi Triputra Group untuk berperan dalam meningkatkan daya saing bangsa, Triputra Group memberikan beasiswa kepada mahasiswa/i berprestasi. Program beasiswa ini bertujuan untuk memotivasi calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter yang kuat dan kompetisi yang baik sehingga untuk terus meningkatkan prestasinya.Pengembangan karakter dan kompetensi

Jumat, 13 Juli 2012

SEMINAR INTERNASIONAL “PERAN DAKWAH DAMAI HABAIB/ALAWIYYIN DI NUSANTARA”




SEMINAR INTERNASIONAL  
PERAN DAKWAH DAMAI HABAIB/ALAWIYYIN DI NUSANTARA
 
LATAR BELAKANG

Akhir-akhir ini dunia Islam diguncang oleh berbagai pertikaian sektarian yg mengerikan--sesuatu yg dapat membumihanguskan semua pihak dan tidak menyisakan harapan bagi umat. banyak pemerhati yg menilai meningkatnya ekstremisme dan intoleransi di antara umat ini sebenarnya berakar pada pengajaran dan dakwah Islam yg menjauh dari spiritualitas dan tasawuf. padahal, secara historis, tasawuf dan spiritualitas inilah yg melambari kesadaran religius masyarakat asia tenggara sejak awal.

Dalam sejumlah riset kesejarahan tentang masuknya Islam di wilayah Asia Tenggara, peran golongan keturunan Nabi Muhammad asal Hadhramawt (Yaman Selatan), yang dikenal dengan Sadah al-Alawiyyin atau Habaib selalu disebut-sebut. Ini menunjukkan peran besar yg mereka emban dalam penyebaran Islam di wilayah ini. Metode dakwah Islam dan ajaran-ajaran yang mereka bawa dikemas sedemikian harmonis dengan apa yang menjadi budaya masyarakat lokal sehingga dalam waktu yg relatif singkat, para tokoh dari kalangan ini mendapat tempat di hati elit maupun akar rumput bangsa-bangsa Asia Tenggara. Karena pendekatan peruasif dan damai, kerajaan-kerajaan lokal kemudian dengan leluasa dan suka rela membuka diri terhadap Islam yg relatif baru, sehingga peluang dakwah semakin luas. Tak sedikit dari tokoh Alawiyin awal yang dating ke Indonesia kemudian masuk ke dalam
keluarga berbagai kerajaan lokal itu lewat perkawinan. Kenyataannya, tak sedikit tampuk kepemimpinan kesultanan di Asia Tenggara sampai saat ini berada di jalur keturunan tokoh-tokoh ini. Termasuk di dalamnya Kesultanan Pontianak.

Tidak hanya itu. Yang lebih mencengangkan bukanlah betapa cepatnya ajaran Islam ini menyebar di Nusantara pada khususnya dan Asia Tenggara umumnya, melainkan fakta bahwa Islam menyebar dengan cepat dan dengan cara yg damai. Berkat dakwah yg damai ini pula akhirnya Islam sebagai agama baru, dibandingkan Hindu dan Buddha dengan mudah dapat menggugah kesadaran terdalam masyarakat di wilayah ini.dan segera menjadi agama mayoritas di wilayah ini. Sebagai ilustrasi, manusia Jawa yg semula begitu menghayati ajaran-ajaran Hindu, segera mampu menyerap dan menghayati aspek-aspek kebatinan (spiritualitas atau tasawuf) Islam hingga ajaran Hindu, yang tadinya sedemikian mengakar itu pun dapat dengan mudah digantikan dengan Islam. Meski masih diliputi kontroversi, ada teori kuat bahwa sedikitnya delapan dari sembilan Walisongo yang merupakan pendakwah-utama Islam di Indonesia, pun adalah berasal dari kalangan Kaum Alawiyin ini. Dapat dikatakan bahwa di masa kini Nahdhatul Ulama (NU), yang merupakan kelompok Islam terbesar di Indonesia sampai saat ini, to a great extent, merupakan warisan kaum Alawiyin ini.
Sejumlah besar peneliti sepakat bahwa bobot sufistik dalam ajaran-ajaran Islam yang sampai ke kawasan ini menyumbang sangat besar bagi keberhasilan dakwah yang tumbuh pesat dengan cara damai, tanpa melibatkan penaklukan dan ekspedisi militeristik ini. Sayangnya tradisi pengajaran islam sufistik ini sekarang justru mendapatkan tantangan dari kaum eksoteris, bahkan dianggap sebagai menyimpang dari arus utama pemikiran Islam. Sayangnya, penentangan ini terkait erat dengan metoda dakwah yang merupakan antitesis metyoda dakwah Alawiyin : yakni fundamentalistik dan ekstrimistik

Seminar ini dimaksudkan untuk menggali akar-akar kultural dakwah damai Islam di Nusantara dan, pada akhirnya, mempromosikan kembali cara-cara yang lebih manusiawi dalam pergaulan inter dan antaragama, sekaligus membendung ekstremisme dan radikalisme di Nusantara.

KAUM ALAWIYIN, MANHAJ, DAN METODA-DAKWAHNYA

Sebutan Alawiyin berasal dari nama salah seorang nenek-moyang kelompok ini, yakni Alwi bin Ubaydillah bin Ahmad bin Isa al-Muhajir bin Ali al-Uraydhi bin Jafar al-Shadiq bin Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husayn bin Ali bin Abi Thalib dari pekawinannya dengan Fathimah putri Rasulullah SAW. Kisah kaum Alawiyin di Hdhramawt bermula dari Ahmad bin Isa (bergelar al-Muhajir, yang berhijrah), yakni tokoh keturunan Rasulullah saw. yang pertama pindah ke Hadhramawt dari Iraq karena hendak menghindari tekanan politik yang ditimpakan oleh para penguasa kepada kaum keturunan Rasulullah SAW.

Dalam kaitan ini, tokoh yang paling penting adalah al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ali bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaydillah (yakni sumber sebutan Alawiyin. seperti disebut di atas). Tokoh inilah yang dianggap sebagai peletak pertama dasar-dasar Thariqah Alawiyah, yakni prinsip-prinsip tasawuf yang mendasarinya dan metoda dakwah dengan jalan damai.

Al-Faqih Al-Muqaddam dilahirkan pada tahun 574 H/1176 M di Tarim, Hadhramaut Yaman Selatan, Beliau wafat pada tahun 653 H pada usia 79 tahun, pada malam Jumat Zulhijjah 653 H, atau malam minggu di akhir bulan Zulhijjah tahun 653 H /1255M, dan dikebumikan di Zanbal, penanggalan wafat beliau diikhtisarkan dengan hitungan abjad Hijaiyah pada kalimat Abu Tarim

Dalam kehidupannya, tokoh yang pernah mendapatkan kiriman khirqah (pakaian kesufian) dari Syaikh Abu Madyan salah seorang guru Ibn Arabi ini pernah secara demonstratif melakukan upacara simbolik pematahan pedang. Al-Faqih al-Muqaddam mematahkan pedangnya sebagai simbol politik dan sosial-religius. Ahli sejarah Alawiyin, Sayyid Muhammad bin Ahmad al-Syathiry mengupasnya, dalam kitab Adwar a-Tarikh al-Hadhramy sebagai berikut : Di masa al- Faqih al-Muqaddam dan sebelumya para penguasa di Hadramaut menyoroti gerak-gerak Alawiyin karena mereka selalu mendapatkan tempat di hati rakyat  (mengingat klaim kuat keimaman sebagaimana dinyatakan dalam berbagai hadis dan dipercayai banyak orang). Mereka khawatir tokoh-tokoh di kalangan kaum Alawiyin dapat menjadi sumber berkumpulnya kekuatan politik dan ditakutkan dapat menggerogoti kekuasaan mereka. Bukan hanya selalu mengawasi gerak gerik Alawiyin, para penguasa ini juga terus menyudutkan kelompok ini, seperti perlakuan para penguasa sebelumnya, yang bermula  sejak Bani Umaiyah, Bani Abbas dan lainnya (Inilah juga yang mengakibatkan Ahmad bin Isa hijrah ke Hadhramawt untuk pertama kalinya). Alasan yang sama telah membuat kakeknya, Shahib Mirbath (Muhammad bin Ali) hijrah dari daerahnya. Juga kematian pamannya Alwi yang dipercayai diracun oleh al Qahthany, penguasa Tarim saat itu. Maka pematahan pedang harus dilihat sebagai simbol peletakan senjata, yang berarti kesediaan untuk menempuh cara-cara damai dalam dakwah dan kemasyarakatan. Penekanan pada tasawuf dan metoda dakwah secara damai inilah yang kemudian secara umum mewarnai secara turun temurun mazhab kaum Alawiyin di mana pun mereka berada, sampai pada masa sekarang ini.

TUJUAN SEMINAR
1.   Melacak kembali sejarah Alawiyin di Nusantara
2.   Mengenali metode kaum Alawiyin dalam berdakwah
3.   Merevitalisasi metode tersebut untuk masa sekarang
4.   Melacak interaksi metode dakwah Alawiyin dengan ajaran-ajaran tasawuf
5.   Mengenali signifikansi hijrah dalam metode dakwah kaum Alawiyin
6.   Menyegarkan kembali pemahaman tentang Thariqah Alawiyyah
7.   Mengembalikan sikap toleran dan moderat Islam dalam arus utama pemikiran Islam Nusantara.



TOPIK-TOPIK SEMINAR

1.      Sejarah Masuknya Islam ke Asia Timur Jauh & Nusantara serta peran kaum Alawiyin di dalamnya.
2.      Peran kaum Alawiyin dalam dakwah dan Penyebaran Islam di Nusantara : tinjauan historis dan antropologis:

3.      Dakwah Damai Islam: Berbagai Tantangan dan Peluang:
4.      Metodologi dakwah Kaum Alawiyin: Sebuah Studi Komparatif
5.      Membangun kembali dan mereposisi peran Kaum Alawiyin masa kini di Nusantara

6.      Mengembalikan Islam sufistik dalam dakwah kontemporer di Nusantara



PEMBICARA

1.   Prof. Dr. Azyumardi Azra (UIN Indonesia)
2.   Prof. Dr. Said Aqiel Siraj (PBNU Indonesia)
3.   Habib Lutfi bin Yahya (Indonesia)
4.   Habib Zayd Abdurrahman Yahya (Hadramaut Yaman)
5.   Prof. Engseng Ho (Duke University)
6.   Dr. Mark Woodward (Arizona State University)
7.   Prof. Dr. Yasmine Shahab (UI-Indonesia)
8.   Ismail Fajrie Al-Attas, Can. Ph.D (Univ. of Michigan Indonesia)
9.   Dr. Muhammad Naqawi (Aligarh University – India)
10. Dr. Mahdi Khejepiri (India)
11. Dr. Rajai’ (Marashi Institute – Iran)
12. A Speaker from Thailand
13. Prof Azyumardi Azra


WAKTU DAN TEMPAT
Seminar Internasional akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu:
Hari/tanggal    : Sabtu Minggu 14-15 Juli 2012
Waktu            : Pukul 08.30 17.00 WIB
Tempat           : Gedung Soverign Jalan TB. Simatupang, Jakarta

PESERTA
Seminar ini akan diikuti 200 peserta undangan, yang terdiri dari perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, akademisi, peneliti, jurnalis dan LSM di Indonesia.

PELAKSANA
Seminar ini dilaksanakan oleh Lembaga Studi Agama dan Budaya Indonesia (LSABI) Telp 021-96581081 Fax: 021-79199069


 ________________________________________________________________



                                                                

Selasa, 10 Juli 2012

Bang Foke Nyoblos di TPS 01, Bang Nara TPS 29

Rabu, 11/07/2012, 00:36 WIB


Calon gubernur dan wakil gubernur, Fauzi Bowo (Foke) dan Nachrowi Ramli (Nara), akan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di dekat kediamannya masing-masing. Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta akan berlangsung pada hari Rabu, 11 Juli 2012.

Kahfi Siregar, Kepala Media Center Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, menjelaskan Fauzi Bowo beserta istri dan keluarganya akan mencoblos di TPS 01, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat yang lokasinya berhadapan dengan kantor Yayasan Jantung.

Sedangkan, Nachrowi Ramli akan melakukan pencoblosan di TPS 29 yang terletak di Jalan Batu Ampar II,Keluarahan Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur.


Bang Foke rencananya akan mencoblos di TPS 01 pada pukul 08.00 WIB, sedangkan Bang Nara akan mencoblos di TPS 29 pada pukul 10.00 WIB, kata Kahfi, Jakarta, (10/7).

Kahfi menambahkan Foke dan Nara dijadwalkan menyambangi Media Center Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di Jl Diponegoro No 61A, Jakarta Pusat, usai mencoblos di TPS tersebut.
Pasangan nomor urut satu ini beserta tim sukses dan pendukungnya akan menyaksikan proses perhitungan quick count di Media Center, ujar Kahfi.

Proses perhitungan quick count rencananya akan disiarkan langsung oleh enam stasiun televisi. â€Å“Kami optimistis, pasangan Foke-Nara memenangi Pemilukada Jakarta dalam satu putaran.

Pelan tapi pasti, tingkat elektabilitas Foke-Nara terus meningkat, seperti ditunjukan hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) sebesar 49,6% pada pekan lalu,  pungkas Kahfi.

Survei JSI tersebut menyatakan Foke-Nara sebagai pasangan dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan hasil survei periode 28 Juni sampai 2 Juli 2012, dengan jumlah sample 1.200 responden.Berdasarkan survei ini, dukungan terhadap pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli sebesar 49,6%.

Selain itu, Foke-Nara memiliki strong supporters sebanyak 35,5% atau lebih tinggi dibandingkan lima kandidat lainnya yang mencapai 10-15%.

Hasil survei ini juga menunjukkan 87,3% atau 1.047 responden dari 1.200 responden yang menjadi warga Jakarta berharap pemilu berlangsung dalam satu putaran saja.||bdl.


 http://www.fauzibowo.com/berita.php?id=3519&utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Kamis, 05 Juli 2012

Sosialisasi CEPA RI-Uni Eropa di Pontianak





APINDO telah mengadakan sosialisasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) tanggal 2 Juli 2012 antara Indonesia dan Uni Eropa di Pontianak di hadapan 300 pengusaha dari seluruh Indonesia.

Pembicara dalam sosialisasi ini antara lain:
- Ketua DPN APINDO Sofjan Wanandi
- Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam, dan ASEAN Julian Wilson
- Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Iman Pambagyo

Bagi rekan-rekan yang ingin memperoleh press release acara tersebut, silakan klik link berikut ini:

http://www.facebook.com/notes/apindo-eu-active-project/press-release-sosialisasi-cepa-ri-uni-eropa-pontianak-2-juli-2012/163138997153844

Press Release Sosialisasi CEPA RI-Uni Eropa, Pontianak, 2 Juli 2012
 
Pontianak – Kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa dapat membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih besar bagi kedua mitra. Namun diperlukan peran aktif dan kesiapan pelaku usaha nasional untuk menghadapi kemitraan ini. Hal itu mengemuka dalam acara sosialisasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) Indonesia-Uni Eropa kepada para pelaku usaha dari seluruh Indonesia di Pontianak, Senin (2/7) lalu. Sosialisasi yang diprakarsai Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) ini adalah langkah awal dalam persiapan negosiasi CEPA dengan Uni Eropa.

Ketua Dewan Pengurus Nasional APINDO Sofjan Wanandi dalam sambutannya mengatakan, ada peluang yang sangat besar yang bisa digali dalam hubungan perdagangan dan investasi dengan Uni Eropa. Sayangnya, tambah Sofjan, peluang ini belum digali dengan maksimal. “Dalam bidang investasi, misalnya, investasi Uni Eropa di Malaysia jauh lebih besar daripada di Indonesia, padahal potensi kita lebih besar. Kita terlalu dininabobokan oleh kekayaan alam yang melimpah. Sekarang kita mulai merasakan defisit perdagangan. Harga komoditas-komoditas utama ekspor kita menurun.”

Sofjan menghimbau pengusaha untuk berperan aktif memberikan masukan kepada pemerintah tentang potensi dan tantangan penerapan CEPA sesuai dengan kekhususan daerahnya masing-masing. Masukan ini dibutuhkan oleh pemerintah Indonesia dan Uni Eropa untuk mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan dalam negosiasi CEPA yang rencananya akan dimulai November mendatang. Dengan adanya masukan dari pelaku usaha sebelum CEPA ditandatangani, dampak buruk perjanjian perdagangan bebas seperti yang terjadi pada China ASEAN Free Trade Agreement tidak akan terjadi.
 
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam, dan ASEAN Julian Wilson memberikan paparan tentang situasi perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan Uni Eropa. Di bidang perdagangan, ungkap Julian, Uni Eropa adalah mitra terbesar ketiga bagi Indonesia. Meskipun Uni Eropa sedang menghadapi krisis ekonomi, ekspor-impor antara Indonesia dengan Uni Eropa masih tumbuh. Sekarang nilainya mencapai lebih dari USD 30 miliar. Indonesia sendiri mengalami surplus perdagangan sebesar USD 8 miliar per tahun. Namun Julian mengingatkan, nilai perdagangan ini masih lebih kecil dibanding Singapura (USD 65 miliar), Malaysia (USD 45 miliar), atau bahkan Thailand (USD 40 miliar). Uni Eropa sendiri sedang melakukan diversifikasi ke pasar-pasar baru, tetapi menginginkan dijalinnya CEPA untuk mengamankan akses jangka panjang ke Uni Eropa.

Dalam bidang investasi, Uni Eropa adalah sumber investasi terbesar kedua bagi Indonesia. Secara keseluruhan investasi Uni Eropa di Indonesia meningkat dari EUR 800 juta pada 2006 menjadi sekitar EUR 2,8 miliar pada 2012. Lebih dari 1.000 perusahaan Uni Eropa di Indonesia mempekerjakan lebih dari 1 juta orang Indonesia. “Meski demikian, Indonesia baru memperoleh 1,6% dari investasi Uni Eropa di Asia. Malaysia yang jauh lebih kecil mendapat investasi dua kali lebih besar. Singapura bahkan mendapat investasi Uni Eropa lima kali lebih besar daripada Indonesia. Keadaan ini bisa diperbaiki melalui CEPA,” terang Julian.

Menurut Julian, CEPA akan menjadi perjanjian yang menguntungkan karena perdagangan Indonesia-Uni Eropa bersifat saling melengkapi, bukan persaingan langsung. Selain itu, CEPA juga akan menciptakan beberapa keuntungan langsung. Perjanjian ini akan menciptakan ekspor tambahan sebesar USD 9 miliar, terutama untuk industri ringan dan perlengkapan transportasi. CEPA juga akan mendorong perekonomian Indonesia dengan menciptakan PDB tambahan sebesar USD 6,3 miliar.


Julian Wilson juga optimistis bahwa CEPA akan menjadi perjanjian yang menguntungkan Indonesia dan Uni Eropa. Alasannya, konstruksi perjanjian ini ditopang juga oleh fasilitasi dan pengembangan kapasitas untuk menjamin kepentingan Indonesia. Dalam pengembangan kapasitas, dialog-dialog aktif antara pemerintah dan dunia usaha akan terus dijalin untuk mendiskusikan peluang dan hambatan dalam CEPA. Kerja sama teknis juga akan dilakukan untuk menemukan solusi teknis atas masalah-masalah yang ditemui. Selain itu, ada juga kerja sama keuangan untuk melaksanakan solusi teknis guna memperlancar hubungan dagang dan investasi.

Sementara itu, Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo tidak menampik adanya dampak meresahkan dari China ASEAN Free Trade Agreement (CAFTA). Iman mengatakan, banyak pekerjaan rumah belum dilakukan dengan maksimal untuk menyiapkan dunia usaha dalam menyongsong CAFTA tersebut. Karenanya pemerintah menyambut baik sosialisasi CEPA yang juga bertujuan untuk mendapat masukan dari pelaku usaha sebagai pihak yang akan menjadi penerima manfaat utama dari CEPA. Masukan dari pelaku usaha sangat dibutuhkan pemerintah dalam penyusunan posisi runding.
 
Iman juga mengingatkan bahwa perundingan CEPA dapat berkembang menjadi kompleks dengan dimasukkannya isu-isu seperti tarif, sektor jasa dan investasi, belanja pemerintah, kebijakan persaingan, termasuk isu-isu sensitif seperti hak kekayaan intelektual, lingkungan, dan tenaga kerja. Tanpa persiapan yang baik, menurut Iman, hasil perundingan akan bersifat asimetris. Dalam menyongsong CEPA, Iman Pambagyo berpendapat bahwa pengembangan kapasitas perlu dilakukan untuk menyiapkan dunia usaha nasional dalam menghadapi persaingan di pasar domestik dan memanfaatkan pembukaan akses pasar secara maksimal. “Reformasi dan pengembangan kapasitas adalah kunci keberhasilan meraih manfaat dari persetujuan ini,” simpul Iman.
 
Kegiatan sosialisasi CEPA ini merupakan bagian dari kerja sama antara DPN APINDO dan Uni Eropa di bawah program “Advancing Indonesia’s Civil Society in Trade and Investment” (ACTIVE). Program ACTIVE mendukung penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil dalam bidang advokasi kebijakan, penelitian dan penyebarluasan informasi, serta peningkatan pelayanan kepada para anggotanya. Program ini juga bertujuan untuk menguatkan peran organisasi masyarakat sipil dalam meningkatkan kesiapan Indonesia dalam negosiasi CEPA serta meningkatkan pemahaman dunia usaha Indonesia tentang CEPA dalam strategi integrasi global. Informasi lebih lanjut mengenai program ACTIVE dapat diperoleh di:


Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan sosialisasi CEPA antara Indonesia dan Uni Eropa serta implementasi program ACTIVE yang diselenggarakan oleh APINDO, silakan menghubungi:

 
Daniel P. Purba
Public Affairs and Media Officer APINDO-EU ACTIVE Project
Gd. Permata Kuningan Lt. 10
Jl. Kuningan Mulia Kav. 9C, Guntur-Setiabudi
Jakarta 12980 – Indonesia
Phone: +6221-8378 0824
Fax: +6221-8378 0823, 8378 0746
E-mail: daniel.purba@apindo.or.id
Twitter: @DPN_APINDO

_____________________________________________________________________________
DIPUBLIKASIKAN OLEH LSM YAYASAN PROMO SIJORI. MARI KITA DUKUNG SOSIALISASI BERSAMA:

Senin, 02 Juli 2012

BMW Group and Toyota Motor Corporation agree to further strengthen collaboration

Akio Toyoda, President of Toyota Motor Corporation (TMC) with Norbert Reithofer, Chairman of the Board of Management of BMW AG, at BMW Group headquarters in Munich

Tokyo/Munich. Akio Toyoda, President of Toyota Motor Corporation (TMC), met today with Norbert Reithofer, Chairman of the Board of Management of BMW AG, at BMW Group headquarters in Munich to announce the planned expansion of their existing cooperation initiated in December last year. The two companies signed a Memorandum of Understand-ing (MoU) aimed at long-term strategic collaboration in four fields: joint development of a fuel cell system, joint development of architecture and components for a future sports vehicle, collaboration on powertrain electrification and joint research and development on light-weight technologies.
Also today, Norbert Reithofer and Akio Toyoda of TMC both signed a Joint Statement to reconfirm their companies’ shared intention to strengthen the long-term, strategic collabora-tion between them.

Reithofer said: “We aim to further strengthen our competitive position in sustainable future technologies. We signed an MoU to this effect today. Toyota and the BMW Group share the same strategic vision of sustainable individual future mobility. Together we have a great opportunity to continue leading our industry through this transformation.”

Toyoda added: “BMW and Toyota both want to make ever-better cars. We respect each other. And I think this is shown by our taking the next step only six months since the signing of our initial agreement. Toyota is strong in environment-friendly hybrids and fuel cells. On the other hand, I believe BMW’s strength is in developing sports cars. I am excited to think of the cars that will result from this relationship.”

In March 2012, the BMW Group and TMC signed a binding agreement on collaborative research in the field of next-generation lithium-ion battery cells. In addition, the BMW Group and Toyota Motor Europe entered into a contract under which the BMW Group will supply highly-efficient 1.6 litre and 2.0 litre diesel engines to Toyota Motor Europe, starting in 2014.
Today’s MoU represents the companies’ agreement in December last year to identify and discuss other possible collaborative projects.